- Aspal Otomotif - Selamat datang sahabat otomotif dan Aspal Otomotif! Kali ini Aspal Otomotif akan membagikan postingan otomotif terbaru lagi yang tidak kalah menarik dari postingan sebelumnya. Pada postingan kali ini dengan berjudul Definisi Rasio Kompresi (Compression Ratio) pada Motor Bakar Torak, silahkan bagikan postingan ini jangan biarkan sahabat otomotif lain tidak tahu. Ayo langsung saja disimak baik-baik postingannya!
Parameter lain yang penting ketika membahas mesin adalah rasio kompresi. Semakin besar rasio ini, akhirnya mesin akan semakin efisien. Ini adalah keuntungan utama mesin diesel, karena mesin diesel bekerja pada pada rasio kompresi yang sangat tinggi.
Rasio kompresi internal-combustion engine atau external combustion engine adalah nilai yang mewakili rasio volume ruang bakar mesin dari kapasitas terbesar untuk kapasitas terkecil. Ini adalah spesifikasi yang mendasar bagi banyak mesin pembakaran umum.
Berikut pembahasan mengenai rasio kompresi (Compression Ratio)..
Dalam mesin piston, hal tersebut adalah rasio antara volume silinder dan ruang pembakaran saat piston berada di bagian bawah, serta volume ruang bakar saat piston berada di bagian atas dalam langkah piston.
Misalnya, silinder dan ruang bakar dengan piston di bagian bawah stroke misalkan berisi 1.000 cc udara (900 cc dalam silinder ditambah 100 cc di dalam ruang bakar). Ketika piston telah pindah ke
bagian atas langkahnya di dalam silinder, dan volume yang tersisa di dalam kepala atau pembakaran telah dikurangi menjadi 100 cc, maka rasio kompresi akan proporsional digambarkan sebagai 1000:100, atau dengan pengurangan pecahan , rasio kompresi 10:1
Sebuah rasio kompresi yang tinggi diinginkan karena memungkinkan mesin untuk mengekstrak energi mekanik lebih banyak dari suatu massa campuran udara-bahan bakar karena efisiensi termal yang lebih tinggi. Hal ini terjadi karena mesin pembakaran internal adalah mesin kalor, dan efisiensi yang lebih tinggi tercipta karena rasio kompresi yang lebih tinggi memungkinkan suhu pembakaran yang sama dicapai dengan lebih sedikit bahan bakar, sementara memproduksi siklus ekspansi yang lebih panjang, akan menciptakan output daya mekanik yang lebih dan juga menurunkan suhu gas buang. Dengan logika pemikirkan hal tersebut sebagai "rasio ekspansi", lebih banyak ekspansi maka akan mengurangi suhu gas buang. Mesin diesel memiliki temperatur yang lebih tinggi pada saat pembakaran puncak dibandingkan dengan mesin bensin, tetapi ekspansi yang lebih besar berarti akan kurang menolak panas dalam cooler exhaust.
Home
Bensin
Diesel
Mesin
Mesin Bensin
Mesin Diesel
Mobil
Otomotif
Rasio Kompresi
Video
Definisi Rasio Kompresi (Compression Ratio) pada Motor Bakar Torak
Selasa, 25 Juni 2013
Definisi Rasio Kompresi (Compression Ratio) pada Motor Bakar Torak
Demikianlah postingan Definisi Rasio Kompresi (Compression Ratio) pada Motor Bakar Torak terbaru kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi sahabat otomotif dan pencinta otomotif. Dan terimakasih untuk sahabat otomotif yang telah berkunjung lagi di sini. Silahkan cari postingan otomotif lainnya hanya di Aspal Otomotif. Jangan lupa bagikan juga postingannya di sosial media kalian, ya.
BAGIKAN POSTINGAN
REKOMENDASI OTOMOTIF
Disqus Comments