- Aspal Otomotif - Selamat datang sahabat otomotif dan Aspal Otomotif! Kali ini Aspal Otomotif akan membagikan postingan otomotif terbaru lagi yang tidak kalah menarik dari postingan sebelumnya. Pada postingan kali ini dengan berjudul Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional, silahkan bagikan postingan ini jangan biarkan sahabat otomotif lain tidak tahu. Ayo langsung saja disimak baik-baik postingannya!
Untuk menyalakan bahan bakar, dibutuhkan percikan api. Proses ini dilakukan oleh sistem pengapian, menggunakan busi. Video ini menjelaskan bagaimana muatan listrik dibuat dan bagaimana waktu/timing yang tepat pada saat memercikan api yang dilakukan oleh busi.
Sistem pengapian sangat terkenal di bidang mesin pembakaran internal seperti yang digunakan dalam mesin bensin, mesin yang digunakan untuk menyalakan mayoritas kendaraan bermotor, tetapi sistem pengapian juga digunakan dalam banyak aplikasi lain seperti di mesin roket.
Sistem pengapian pertama yang menggunakan percikan listrik mungkin adalah mainan pistol listrik Alessandro Volta dari tahun 1780-an. Dan sekarang, hampir semua mesin bensin saat ini menggunakan percikan listrik untuk pengapian.
Mesin diesel bergantung pada kompresi bahan bakar untuk pengapian, tetapi biasanya juga memiliki glowplugs yang memanaskan ruang pembakaran untuk memungkinkan penyalaan awal mesin dalam cuaca dingin.
Mesin lainnya mungkin menggunakan api, atau pemanasan tabung, untuk pengapian.
Kebanyakan mesin empat-langkah telah menggunakan sistem mechanically timed electrical ignition. Jantung dari sistemnya adalah distributor. Distributor berisi cam yang berputar didorong oleh engine drive, satu set poin breaker, kondensor, rotor dan topi distributor. Bagian eksternal ke distributor adalah koil pengapian, busi dan kabel yang penghubung distributor ke busi. ( lihat diagram bawah )
Sistem ini didukung oleh baterai timbal-asam, yang diisi oleh sistem kelistrikan mobil menggunakan dinamo atau alternator.
Home
baterai
busi
capacitor
contact breaker
distributor
ignition coil
Kelistrikan
Mesin
Mobil
Otomotif
Sistem Pengapian
Video
Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional
Jumat, 12 Juli 2013
Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional
Demikianlah postingan Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pengapian Konvensional terbaru kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi sahabat otomotif dan pencinta otomotif. Dan terimakasih untuk sahabat otomotif yang telah berkunjung lagi di sini. Silahkan cari postingan otomotif lainnya hanya di Aspal Otomotif. Jangan lupa bagikan juga postingannya di sosial media kalian, ya.
BAGIKAN POSTINGAN
REKOMENDASI OTOMOTIF
Disqus Comments